Polisi Ngebut Mengidentifikasi Korban Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang 

Kamis, 9 September 2021 18:59 WIB

Share
Konferensi Pers Ops DVI Kebakaran Lapas Tangerang yang digelar di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021) (Foto: Ardhi Ridwansyah) 

JAKARTA,POSKOTA.CO.ID - Pihak kepolisian menyebutkan tidak ada tengat waktu terkait pemeriksaan identifikasi terhadap sejumlah korban kebakaran Lapas kelas I Tangerang yang saat ini masih berjalan.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengungkapkan, sampai saat ini tim DVI Polri masih terus mengidentifikasi terhadap 41 jenazah korban kebakaran.

"Tim akan terus bekerja sampai semua terperiksa, sementara 41 jenazah itu sampai selesai jadi tidak ada tengat waktu," ungkap Rusdi dalam konferensi pers di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021).

Sampai saat ini, lanjut Rusdi, 35 keluarga korban telah mendatangi pos ante mortem RS Polri Kramat Jati dan telah memberikan 31 data sampel DNA ke tim DVI.

Hal ini disebutkannya sangat membantu tim identifikasi guna mempercepat proses pengungkapan identitas jenazah yang sampai saat ini masih ada yang belum terungkap.

"Semua masih proses, hasil rekonsiliasi 13, baru teridentifikasi 1 korban. Kalau sudah teridentifikasi akan diserahkan ke Lapas lalu ke keluarga," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Tim DVI Mabes Polri berhasil mengungkap identitas salah satu korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang atas nama Rudhi Bin Ong Eng Cue berusia 43 tahun. Korban teridentifikasi berdasarkan sidik jari dan rekam medis.

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, identitas tersebut terungkap setelah pihaknya melakukan rekonsiliasi dan menyamakan rekam data medis terhadap korban.

"Korban teridentifikasi berdasarkan sidik jari dan juga rekam medis dari yang bersangkutan. Alhasil Tim DVI melakukan rekonsiliasi dan teridentifikasi atas nama Rudhi Bin Ong Eng Cue laki laki berusia 43 tahun," ungkap Rusdi dalam keterangan pers di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021).

Sementara itu, Kepala Pusat Inafis Bareskrim Polri Brigjen Pol Mashudi menerangkan, pihak inafis bersama tim DVI sebelumnya juga telah melakukan proses pemeriksaan dengan menyamakam sidik jari terhadap beberapa jenazah yang ada.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler