Kejati Banten Luncurkan Aplikasi Benama Silemper, Ini Alasannya

Kamis, 9 September 2021 07:11 WIB

Share
Kajati Banten Reda Manthovani saat launching aplikasi Silemper. (ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) meluncurkan sebuah aplikasi baru.

Namanya, Sinergitas Lembaga dan Instansi Pemerintahan (Silemper).

Alasan meluncurkan aplikasi tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19 cluster pemerintahan yakni menghindari adanya tatap muka.

Kajati Banten Reda Manthovani mengatakan aplikasi bernama Silemper dibuat untuk mempermudah pelayanan di lingkungan pemerintah Provinsi Banten, maupun instansi lainnya baik perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Dimana pada masa pandemi Covid 19 ini, perlu adanya upaya mencegah adanya cluster baru di lingkungan pemerintahan.

"Ini adalah proyek perubahan inovasi kesehatan global di masa pandemi, untuk meminimalisir penyebaran Covid 19," kata Kajati Banten didampingi Asdatun Herlina Setyorini saat launching di aula Kejati Banten, Rabu (8/9/2021).

Reda menambahkan dengan adanya Silemper, pelayanan Datun di Kejati Banten tidak lagi melakukan tatap muka.

Pelaporan nantinya dapat dilakukan di kantornya masing-masing.

"Nanti kita tidak perlu bertatap muka, misalnya mengajukan surat atau permohonan dari instasi pemerintah, BUMN, BUMD di Pemerintah Provinsi Banten, bisa mengajukan secara tertulis melalui aplikasi si lemper tersebut. Nanti disana ada konten-kontennya," tambahnya.

Lebih lanjut, Reda menjelaskan di aplikasi Silemper ini ada 4 pelayanan yaitu pelayanan hukum, bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lainnya.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler