Ingin Mati Syahid, Pria Berkolor Doang Ini Menyerang Imam Masjid yang Dinilai Shalatnya Salah 

Rabu, 8 September 2021 11:03 WIB

Share
Pelaku Eko Saputro saat masuk mesjid dan berteriak sebelum menyerang imam mesjid. (screenshoot cctv)

CILEGON, POSKOTA.CO.ID - Diduga stres, Eko Saputro (35), warga lingkungan Jombang Masjid, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, melakukan penyerangan terhadap Imam Mesjid Nurul Ikhlas Kota Cilegon, Senin (5/9/2021) petang.

Aksi penyerangan Eko terhadap Imam Masjid Nurul Ikhlas Ustaz Idris tersebut beredar dan ramai diperbincangkan masyarakat di media sosial. 

Dalam video berdurasi 1.42 detik tergambar jelas kronologi penyerangan terhadap Imam Masjid Nurul Ikhlas tersebut.

Anggota Unit Intel Kodim 0623/Cilegon Letnan Dua Inf Kalinus menyatakan, kejadian penyerangan imam Mesjid Nurul Ikhlas terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

Saat itu, ketika pelaksanaan ibadah salat maghrib, tiba-tiba Eko masuk sambil berteriak hingga masuk ke tempat pengimaman dari sisi samping sebelah kiri.

"Eko tiba-tiba masuk mesjid dan teriak. Lalu masuk dari sebelah kiri pengimaman dan menyerang imam," katanya kepada wartawan.

Kalinus menyatakan, berdasarkan penyidikan yang dilakukan Unit Intel Kodim pengakuan tersangka menyerang karena motif ingin mati syahid dan masuk surga. 

Diungkapkannya, adapun alasan penyerangan karena dinilai tata cara yang pengimaman oleh Ustaz Idris salah. 

"Dia menyerang karena menurutnya imam salatnya salah. Tersangka juga mau mati syahid dan masuk surga," imbuhnya.

Lebih jauh dituturkan Kalinus, pelaku juga diduga mengalami gangguan jiwa. "Disamping, itu pelaku masuk ke masjid hanya mengenakan celana dalam dan tidak membawa apa apa," terangnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler