Kasusnya Ditangani Kejati, Pempov Banten Tangguhkan Pencairan Hibah Ponpes 2021, Ada Apa Lagi?

Senin, 6 September 2021 15:37 WIB

Share
Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy. (Ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Pasca ramai kasus hibah Ponpes yang sedang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati), Pemprov Banten menangguhkan pencairan hibah Ponpes untuk tahun 2021.

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) saat dikonfirmasi mengatakan, untuk hibah Ponpes tahun ini masih dalam proses validasi data, sehingga kemungkinan baru bisa dicairkan tahun depan. 

"Sekarang masih nunggu hasil klarifikasi dari kejaksaan," katanya akhir pekan kemarin. 

Diakui WH, selain persoalan validasi data yang belum selesai, proses pendataannya juga belum selesai semua.

"Dari 4.000 penerima, yang baru dilakukan verifikasi sebanyak 700 Ponpes," ucapnya. 

Penangguhan itu dilakukan WH, agar ke depan persoalan pemberian bantuan hibah ke Ponpes ini tidak menimbulkan persoalan yang berpotensi pelanggaran hukum. 

"Semuanya harus clear. Selain memang pendataannya juga belum selesai. Sekarang harus benar-benar didata, jangan sampai salah," tegasnya. 

Saat ini, tambah WH, sebagian anggaran untuk bantuan hibah Ponpes itu sudah terkena pergeseran anggaran (refocusing), sehingga tidak mungkin dilakukan pencarian pada tahun ini. 

"Kita akan salurkan tahun depan, tahun ini sebagian terkena refocuting. Tapi masih kita siapkan. Artinya tahun depan bisa disalurkan," tutupnya.

Diketahui saat ini Kejati tengah menangani dugaan korupsi hibah Ponpes tahun anggaran 2018.

Halaman
1 2 3
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler