Gelar Public Expose Live 2021, BEI Ingin Tingkatkan Pemahaman Investor

Senin, 6 September 2021 15:19 WIB

Share
Pelaksanaan publik ekspose BEI secara daring. (Ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar public expose live 2021 yang diselenggarakan selama lima hari, yaitu pada tanggal 6-10 September 2021.

Dalam publik expose yang diselenggarakan secara virtual melalui akun youtube Stock Exchange itu menampilkan 50 perusahaan tercatat, investor, Analis Perusahaan Efek, Manajer Investasi lokal dan asing.

Juga Analis Dana Pensiun, perwakilan dari Perusahaan Asuransi, Anggota Asosiasi Analis Efek Indonesia, serta Wartawan.

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi dalam rilisnya yang diterima Senin (6/9/2021) mengaku optimis acara Public Expose live 2021 akan dihadiri oleh banyak peserta.

"Belajar dari kegiatan yang sama tahun 2020 lalu, terdapat 41.361 peserta, terdiri dari 2.662 peserta daring wartawan dan 38.699 peserta daring," ujarnya.

Hasan menambahkan, peserta yang hadir pada saat itu berasal dari seluruh daerah di Indonesia, dan juga dari negara lain seperti Amerika Serikat,
Singapura, Arab Saudi, Taiwan, Hong Kong, Australia, Uni Emirat Arab, Jepang, Korea Selatan, Papua
Nugini, Selandia Baru, dan Filipina.

"Tujuan tidak lain untuk meningkatkan pemahaman investor terhadap
kinerja perusahaan tercatat di BEI, menambah basis investor lokal, serta meningkatkan likuiditas pasar," ucapnya.

Menurut Hasan, Public Expose live 2021 ini diharapkan dapat membantu investor dalam menentukan langkah investasinya dengan pertimbangan yang matang, karena telah memahami kondisi dari saham yang akan dimiliki.

"Public Expose live 2021 merupakan acara pemaparan umum perusahaan tercatat kepada publik untuk
menjelaskan mengenai kinerja perusahaan agar tersebar secara merata dan memfasilitasi perusahaan tercatat dalam pemenuhan kewajiban Public Expose tahunan, sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun," jelasnya.

Terdapat 50 Perusahaan tercatat yang berpatisipasi pada acara Public Expose live 2021, diantaranya PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Adaro Energy Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk, PT Nippon Indosari Corpindo. (Luthfillah) 

Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler