Mengenal Unit K-9 Polda Banten, Bukan Cuma Melacak Narkoba

Kamis, 2 September 2021 13:37 WIB

Share
personel unit anjing pelacak saat melakukan pelatihan. (ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Unit K-9 atau yang juga dikenal dengan Unit Anjing Pelacak merupakan salah satu bagian yang tidak bisa terpisahkan dari Kepolisian di Indonesia.

Peran dan fungsinya sangat strategis dan penting dalam tubuh Polri.

Dalam struktur Kepolisian Indonesia di lingkungan Baharkam Polri disebut dengan nama Direktorat Polisi Satwa.

Adapun yang bergabung dengan polisi satwa yaitu, Detasemen K-9 (Polisi Anjing Pelacak: Kriminal, Handak, Narkotik, SAR, Tangkal Cegah/PHH) dan Detasemen Turangga (Polisi Berkuda).

Adapun tugas yang diberikan untuk unit K-9 yaitu untuk menemukan bahan peledak, operasi pelacakan narkoba, dan operasi pengamanan. Selain itu, Unit ini banyak digunakan untuk mencari korban bencana alam seperti longsor hingga gempa bumi.

Direktur Samapta Kombes Pol Noerwiyanto mengatakan di Polda Banten sendiri terdapat 4 ekor anjing diantaranya 2 ekor anjing pelacak umum dan 2 ekor anjing pelacak narkotika.

"Dengan kehadiran 4 anjing ini, diharapkan Unit K9 Polda Banten dapat membantu masyarakat dalam menjaga dan melindungi kondusifitas wilayah hukum Polda Banten," ujar Kombes Pol Noerwiyanto, Kamis (2/9/2021).

Salah satu personel Unit k-9 Bripda Daniel juga mengatakan, dalam mendidik tak boleh ekstrim karena satwa anjing juga memiliki sifat dendam. Antara satwa dan pawang harus bisa sehati.

"Kalau kita melatihnya esktrim, ia akan dendam. Kita harus melatih sampai benar-benar percaya dengan pawangnya. Jadi harus sehati. Karena anjing hatinya akan lebih peka dibanding pawangnya," ujar Bripda Daniel.

Anjing pelacak juga digunakan oleh tamu-tamu kenegaraan seperti kepala negara atau kepala pemerintahan keluar masuk pesawat dan bandara. Setelah Detasemen Anjing Pelacak (K-9) menyatakan clean & clear, maka tamu tersebut diperbolehkan masuk atau keluar.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler