Pemprov DKI Cuma PHP, Untung Ada Kapolsek Berbaik Hati Bantu Anak Yatim 

Rabu, 1 September 2021 16:00 WIB

Share
Endang Eka Ningsih (44), seorang ibu rumah tangga yang ditinggalkan suaminya karena terpapar Covid-19. (Foto:Pandi).

"Sejak suami saya pergi saya enggak tau harus berbuat apa. Buat listrik rumah gimana, anak juga masih sekolah butuh biaya buat sekolah," ungkap Endang.

Diketahui, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, anak yatim yang orang tuanya meninggal selama pandemi Covid-19, akan mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Sejauh ini, Pemprov DKI masih mendata anak yang ditinggal orang tuanya yang meninggal dunia karena positif Covid-19.

Tujuannya, agar Pemprov DKI dapat menyiapkan skema pemberian bantuan sosial bagi anak-anak yatim, piatu, maupum yatim piatu.

"Nanti akan kita carikan program dan bantuan bagi anak-anak yang menjadi yatim, apalagi yatim piatu, karena meninggal Covid-19," kata Ariza kepada wartawan beberapa hari lalu di kawasan Jakarta Pusat.

Endang mengatakan, sejauh ini sudah ada pendataan bagi anak yatim piatu melalui RT di wilayahnya, namun hingga kini bantuan tersebut belum terealisasi.

"Sudah ada pendataan dari RT, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya," ucap Endang.

Hari ini, Endang bersama anaknya mendatangi Polsek Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Tujuannya untuk mengambil bantuan berupa uang dan sembako dari Kapolsek.

Endang yang datang bersama anaknya itu merasa terbantu dengan adanya pemberian uang dan sembako.

"Sangat terbantu sekali. Uangnya buat kebutuhan sehari-hari, buat bayar listrik, sama anak masih sekolah kan butuh biaya," tuturnya.

Halaman
1 2 3
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler