Pemprov DKI Cuma PHP, Untung Ada Kapolsek Berbaik Hati Bantu Anak Yatim 

Rabu, 1 September 2021 16:00 WIB

Share
Endang Eka Ningsih (44), seorang ibu rumah tangga yang ditinggalkan suaminya karena terpapar Covid-19. (Foto:Pandi).

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Air mata  mengucur deras dari kedua bola mata Endang Eka Ningsih.  Ibu rumah tangga berusia  44 tahun itu tak tahan menahan kesedihan mengingat kepergian sang suami untuk selamanya. Suami tercintanya itu meninggalkan dirinya dan sang anak yang masih duduk di kelas 3 SMP.

Suaminya pergi meninggalkan dirinya dan sang anak sejak Maret 2021 lalu usai mendapat perawatan di salah satu rumah sakit di Jakarta. Awalnya sang suami masuk rumah sakit karena penyakit gula.

Tak hanya itu,  suaminya juga dinyatakan negatif Covid-19 usai dilakukan tes Covid-19. Namun setelah masuk ruang ICU, sang suami dinyatakan positif Covid-19.

"Suami saya sakit gula, pertama di tes itu negatif, pas masuk ICU terus di tes lagi malah positif. Kemungkinan ketularan dari rumah sakit," ujarnya sambil menangis tak kuat menahan kesedihan, Rabu (1/9/2021).

20 hari mendapatkan perawatan di rumah sakit, kondisi sang suami tak kunjung membaik. Kemudian dia dinyatakan meninggal dunia dengan status sebagai penyintas Covid-19.

Rasa sedih tak bisa dibendung lagi. Sejak kepergian suami, Endang bersama anaknya hanya bisa murung. Bahkan dirinya sempat merasa trauma dan tidak mau keluar rumah dalam beberapa hari.

"Anak saya juga murung terus. Saya suruh sholat biar dia tenang. Awalnya anak saya nggak mau keluar rumah, malah di rumah terus," ungkapnya.

Kepergian sang suami semakin dirasakan Endang sejak beberapa hari ditinggalkan. Endang merasa tidak punya gairah hidup dan bingung harus berbuat apa, sebab ia seorang diri terpaksa menghidupi satu anaknya yang masih duduk di kelas 3 SMP.

Belum lagi, dirinya harus memikirkan kebutuhan untuk membayar listrik, kebutuhan hidup sehari-hari dia bersama anak, biaya anak sekolah serta kebutuhan lainnya.

Suaminya merupakan tulang punggung keluarga. Dan  satu-satunya orang yang mencari nafkah dalam keluarga Endang. Sebab di keluarganya hanya ada satu anak, dan itu pun masih sekolah.

Halaman
1 2 3
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler