Anggaran Pendidikan Turun Rp72 T, Mendikbudristek Sebut Program Prioritas Terdampak

Selasa, 31 Agustus 2021 15:17 WIB

Share
Mendikbudristek Nadiem Makarim saat rapat kerja dengan Komisi X DPR. (rizal)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID-- Anggaran pendidikan dalam RAPBN 2022 mencapai 20% dari total anggaran belanja atau Rp 541,7 triliun.

Dengan besaran tersebut berarti anggaran pendidikan yang dikelola Kemdikbudristek menurun.

"Di mana sebelumnya dari Rp 85,1 triliun menjadi Rp 72,99 triliun. Ini akan sangat berdampak kepada berbagai macam program prioritas kita," kata Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim.

Nadiem menyampaikannya dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI, Selasa (31/8/2021).

Disebutkannya, rencana penggunaan anggaran Kemendikbudristek pada 2022 yang berjumlah Rp 72,99 triliun itu.

Dari anggaran tersebut, yang bisa didedikasikan dalam pagu adalah rupiah murni non-operasional sebesar Rp 41,77 triliun yang dapat digunakan untuk program kualitas dan akses pendidikan.

Kemudian dari Rp 41,77 triliun tersebut, ada pendanaan wajib atau program yang sudah berjalan sebesar Rp 34,85 triliun.

"Dari semua anggaran Kemendikbudristek 2022 hanya sebesar Rp 6,06 triliun yang bisa kita gunakan untuk program baru, yang berhubungan dengan prioritas nasional dan reformasi disemua sektor pendidikan," kata Nadiem.

Dalam kesempatan itu, Nadiem juga memaparkan  terkait program kebijakan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2022, Nadiem menjelaskan sumber anggaran DAK berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk mendanai kegiatan khusus di daerah tertentu.

"DAK bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan ke daerah-daerah tertentu dengan tujuan membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai prioritas nasional," katanya.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler