Hak Interpelasi, Politisi Gerindra Sebut Anies Baswedan Ahli Retorika, Pandai Bertutur Kata

Senin, 30 Agustus 2021 11:12 WIB

Share
Kamrussamad. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra, Kamrussamad mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jangan takut  dengan interpelasi yang diajukan oleh Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) dan PSI.

Sebab kata  Kamrussamad, hak interpelasi merupakan salah satu hak dalam fungsi pengawasan kedewanan terhadap kebijakan Gubernur DKI.

Kamrussamad mengatakan, jika memang Anies yakin bahwa hal yang dilakukannya tidak melanggar aturan yang ada maka Anies tidak perlu takut. Apalagi, Anies juga merupakan Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) sehingga tak perlu takut menghadapi interpelasi tersebut

"Jika Gubernur Anis Merasa tidak bersalah tidak perlu takut hadapi interpelasi karena Beliau kan ahli retorika, pandai bertutur kata. Apalagi Beliau biasa disematkan Gubernur Indonesia karena Ketua APPSI dan disebut sebut salah satu calon pemimpin Indonesia masa depan," kata Kamrussamad, Senin (30/8/2021).

Anggota DPR dari dapil DKI Jakarta ini mengatakan, dua fraksi tersebut hanya perlu diberi penjelasan mengenai agenda Formula E yang ada di Jakarta. Sebab kegiatan tersebut memang memerlukan biaya yang tidak sedikit dan ajang itu memakai uang rakyat.

"Seharusnya dua fraksi yang mengajukan interpelasi yang diundang mereka yang perlu penjelasan. Kasus Formula E memang perlu penjelasan ke rakyat karena uang rakyat ratusan milyar sudah terpakai," ujar Kamrussamad.

Kamrussamad mengatakan,  rakyat tengah mengalami kesulitan akibat dihantam pandemi Covid-19. Banyak warga yang kesulitan mencari nafkah dan kehilangan pekerjaan selama pandemi ini. Oleh karena itu sudah benar bahwa Pemprov DKI harus bijak mengelola anggaran.

"Sementara rakyat DKI Jakarta sekarang mengalami banyak kesulitan mencari nafkah akibat pandemi berkepanjangan. Atasi pengangguran dan kemiskinan harus jadi prioritas agenda Pemprov DKI Jakarta," tutpnya. 
(Rizal Siregar)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler