Kepala BNPB Salah Satu Penumpang Batik Air yang Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu 

Minggu, 29 Agustus 2021 21:44 WIB

Share
Pesawat Batik Air(Foto:Batik Air)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pesawat Batik Air rute Banda Aceh-Jakarta yang mengangkut 271 penumpang mendarat darurat di Bandara Kualanamu , Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (29/8/2021).

Dari  271 penumpang, ada di antaranya  Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito, plus 11 kru pesawat.

Seperti diketahui, Ganip   bersama rombongan pejabat BNPB lainnya melakukan peninjauan Posko PPKM di Aceh Besar pada Minggu (29/8/2021).
      
Pesawat awalnya berangkat dari Bandara Sultan Iskandar Muda di Aceh Besar pukul 10.45 WIB dan diperkirakan tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada 12.50 WIB.

Namun dalam penerbangan, pilot menemukan indikator pada kokpit yang menunjukkan komponen pada salah satu mesin pesawat perlu dilakukan pengecekan atau pemeriksaan.
      
Karena itu, guna memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan ID-6897, pilot memutuskan  untuk melakukan pengalihan pendaratan (divert) ke Bandara Kualanamu.
       
Pesawat udara sudah mendarat normal di Bandar Udara Internasional Kualanamu pukul 11.49 WIB. Setelah pesawat parkir pada tempatnya, seluruh penumpang diarahkan menuju ruang tunggu guna mendapatkan informasi lebih lanjut.
       
Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, pesawat yang membawa 271 tamu serta dua awak kokpit dan sembilan awak kabin itu berangkat dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, dan seharusnya mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng.


“Jadwal keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda pukul 10.45 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) dan diperkirakan tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada 12.50 WIB,” terang Danang dalam keterangan resmi.
      
Dia menjelaskan, pesawat Airbus 330-300 dengan registrasi PK-LEL itu sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yakni pengecekan pesawat sebelum keberangkatan (pre-flight check) oleh awak kokpit (pilot) dan teknisi. 

“Hasil pengecekan pada pesawat dinyatakan layak terbang dan beroperasi (airworthiness for flight),” tandasnya. 
(Agus Johara)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler