Dapat Piagam Penghargaan dari Polres Jakarta Pusat, ini Kisah Relawan Vaksinasi Merdeka 

Jumat, 20 Agustus 2021 20:06 WIB

Share
Dapat Piagam Penghargaan dari Polres Jakarta Pusat, ini Kisah Relawan  Vaksinasi Merdeka 
Relawan Vaksinasi Merdeka, Rendy Firnando Pratama (24) mendapat piagam penghargaan dari Polres Metro Jakarta Pusat karena .dinilai memiliki keberanian menjadi tenaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19.(Foto: Fahmi Ramadhan)

JAKARTA,POSKOTA.CO.ID - Salah seorang relawan Vaksinasi Merdeka Rendy Firnando Pratama (24) mendapat piagam penghargaan dari Polres Metro Jakarta Pusat. Dia dinilai memiliki keberanian menjadi tenaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Rendy begitu ia kerap disapa, tidak pernah terpikirkan bakal mendapat piagam penghargaan tersebut. Sebab dikatakannya, menjadi seorang relawan benar-benar murni ia lakukan dari lubuk hatinya dan tanggung jawabnya sebagai seorang tenaga kesehatan.

Pria yang masih relatif muda itu menceritakan awal mula ia mau menjadi relawan dengan jobdesk sebagai petugas vaksinator di Vaksinasi Merdeka yang diadakan Polda Metro Jaya itu.

Bermula dari tawaran rekan sesama nakes, ia tertarik untuk menjadi relawan salah satu program percepatan vaksinasi Covid-19 tersebut. "Awalnya saya sempat menolak tapi saya diyakinkan bahwa aksi ini untuk membantu masyarakat, jadi tidak perlu takut. Akhirnya  saya jadi relawan bagian vaksinator," ungkapnya kepada Poskota.co.id di Polres Metro Jakarta Pusat, Jum'at (20/8/2021).

Ia pun menjelaskan tidak pernah terbersit sedikitpun ketakutan untuk menjadi relawan vaksinasi Covid-19 ini. Sebab dengan tekadnya, ia mau membantu masyarakat agar bisa mendapat vaksin dan demi kesehatan.

Selain itu, dirinya yang memang memiliki latarbelakang keluarga dan sebagian teman karibnya merupakan tenaga kesehatan. Selain itu ia terbantu secara moril ketika memutuskan sebagai seorang relawan di tengah situasi pandemi ini.

"Ada dorongan dari keluarga juga , karena sebagian besar keluarga saya dari kakak sepupu ada yang dokter, ada juga yang seorang bidan dan nakes lainnya juga. Makanya jadi nakes khususnya relawan ini malah saling membantu kami di keluarga," ucapnya.

Menjadi relawan ini ternyata bukan hal yang baru baginya. Sebelum menjadi relawan di tengah pandemi ini, ia juga sempat menjadi relawan di beberapa peristiwa bencana alam.

Adapun pengalamannya itu ia pernah menjadi relawan posko gempa, posko banjir di beberapa wilayah di tanah air. Hal itu ia kerap lakukan meski tanpa dibayar sekalipun.

"Jadi membantu itu sudah mengalir saja di dalam diri saya. Kita  saling bantu itu nggak perlu harus ada bayaranya. Karena  ini demi kemanusiaan kan," ungkapnya.

Halaman
1 2
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar