Butuh Uang Buat Biaya Persalinan, Ibu Hamil Gadaikan 4 Mobil Rental Ditangkap Polisi 

Kamis, 19 Agustus 2021 22:46 WIB

Share
Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Armayni dan Jajaran Kepolisian saat memamerkan hasil barang bukti dari aksi kejahatan WA yang menggadaikan mobil tanpa membertahu pemiliknya.(Foto:Ihsan Fahmi)
Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Armayni dan Jajaran Kepolisian saat memamerkan hasil barang bukti dari aksi kejahatan WA yang menggadaikan mobil tanpa membertahu pemiliknya.(Foto:Ihsan Fahmi)

BEKASI, POSKOTA.CO.ID. Satreskrim Polsek Bekasi Kota berhasil meringkus  seorang ibu rumah tangga pelaku penggelapan sejumlah kendaraan roda empat dengan modus rental mobil. 

Pelaku berinisial WA berusia 31 tahun itu berdalih aksi kriminal itu dilakukan karena kebutuhan  ekonomi. Apalagi, saat ini ia sedang mengandung atau hamil. Rencananya, aksi kejahatan tersebut  untuk biaya persalinan.

Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Armayni mengatakan,  WA sudah melakukan aksi tersebut sebanyak empat kali.

"Tersangka mengaku melakukan perbuatannya bukan sekali, hasil keterangan pelaku mendapatkan ada empat kendaraan dengan modus sama," kata Armayni.

Diungkapkan, empat Mobil Tersebut di antaranya, satu unit mobil Calya (B 2874 KOW) warna silver, satu unit mobil Toyota Avanza (B 2788 KOJ) warna putih, Daihatsu Sigra (B 2017 KOL) warna silver metalik, dan terakhir mobil Toyota Calya (D 1407 UAU) warna abu abu.

Kompol Armayni menjelaskan, awalnya pada  22 Mei 2021 pelaku menyewa kendaraan korban, dengan biaya sewa sebesar Rp 320 ribu perhari. 

"Pelaku menyewa mobil ke korban untuk jangka waktu satu hari. Diberikanlah kunci beserta STNK-nya," jelas Kompol Armayni. 

Namun setelah jam sewa habis,  ternyata WA tak mengembalikan ke rental mobil. Meski begitu pelaku mencoba menghubungi pemilik rental jika ia masih meminjamnya dan mentransfer sesuai jumlah hari ia meminjam. 

Selanjutnya pada 16 Juni 2021 pelaku dan korban sempat bertemu untuk membicarakan masalah sewa mobil, namun pelaku tidak menghadirkan mobil korban. 

"Dia malah  memperpanjang sewa mobil selama 15 hari. Hingga jatuh tempo pada 30 Juni  2021, pelaku tidak mengambilkan mobil korban serta tidak membayar uang sewa. Bahkan WA sudah tidak diketahui keberadaannya, " paparnya. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar