Korupsi Pengadaan Buku 280 Juta, Eks Kepala UPT Dindik di Pandeglang Dijeblosin ke Penjara  

Minggu, 15 Agustus 2021 14:53 WIB

Share
Korupsi dana bos (Ilustrasi) 

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID -  Eks  Kepala UPT Dindik Kecamatan Angsana, Pandeglang, Banten berinisial AWS kini harus merasakan dinginnya tidur beralaskan tikar di balik jeruji besi.  Pasalnya, saat ini status  sudah resmi menjadi tersangka. AWS langsung  dijebloskan Kejari Pandeglang ke penjara.

AWS terejrat korupsi  penyalahgunaan dana BOS tahun anggaran 2018-2019 yang merugikan negara sebesar Rp 280 juta. AWS diketahui dengan leluasanya memanfaatkan jabatanya sebagai kepala UPT untuk menyikat dana BOS itu.

"Betul, pemeriksaannya sudah lengkap. Yang bersangkutan sudah ditahan di Rutan Pandeglang," kata Kasi Pidsus Kejari Pandeglang Kunto Trihatmojo saat dikonfirmasi, Minggu (15/8/2021).

Ia menjelaskan, secara resmi pihaknya telah memberikan status kepada AWS sebagai tersangka pada bulan Maret 2021 lalu. Ia diduga melakukan korupsi pengadaan buku untuk kegiatan mengajar (KBM) terhadap 22 Sekolah Dasar di Kecamatan Angsana, Pandeglang, Banten.

Akibat ulahnya, Badan Pemeriksaan Keuangan Pemerintah (BPKP) mencatat adanya kerugian negara hingga Rp 280 juta. 

"Saat ini berkasnya sudah lengkap dan sudah dilimpahkan kepada Pengadilan Tipikor. Dalam waktu dekat akan segera disidangkan," jelasnya.

Kejari Pandeglang memastikan terus memburu tersangka lain yang diduga kuat ikut terlibat dalam kasus korupsi tersebut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ASW diancam pasal 2 atau pasal 3 UU Nomor 20 tahun 2002 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara.

(Kontributor Banten/Yusuf Permana)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler