Selama 2 Tahun jadi Guru Ngaji di Ponpes Rehab Hati, Terduga Teroris Ngobrol Sama Pak RT Cuma Sekali  

Jumat, 13 Agustus 2021 20:53 WIB

Share
 Selama 2 Tahun jadi Guru Ngaji di Ponpes Rehab Hati, Terduga Teroris Ngobrol Sama Pak RT Cuma Sekali  
Ketua RT Sandera, saksi yang melihat Densus 88 datang menangkap Ustadz di Pondok Pesantren Rehab Hati. (Yusuf)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Warga Lebak, Banten dibikin geger dengan penangkapan MS, seorang terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) oleh Tim Densus 88 di Jalan Raya Pandeglang-Lebak, Kampung Sumur Picung, Baros, Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (13/8/2021).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, MS merupakan seorang ustadz yang sudah lama mengajar dan memiliki banyak santri di Pesantren Rehab Hati.

Namun, sosoknya kurang dikenal warga sekitar. Karena selama dua tahun mengajar di pesantren itu, MS tidak banyak berbaur dengan warga sekitar.

Ketua RT setempat, Sandra mengatakan, selama ini hanya sesekali ngobrol dengan MS. Itu pun saat MS mengurus dokumen administrasi kependudukan.

"Orangnya itu jarang bersosialisasi atau bahasanya mah jarang berbaur sama kita (masyarakat). Makanya saya juga kaget tiba-tiba ada mobil polisi depan pesantren tersebut," katanya saat ditemui.

Saat  penangkapan itu, lanjut Sandra, ada tiga mobil polisi dan para personil lengkap membawa senjata. Ketiga mobil polisi itu berhenti di depan pesantren. 

"Saya taunya waktu siang itu, polisi itu datang lagi waktu siang. Habis Jumatan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Densus 88 berhasil menangkap dua terduga teroris jaringan JI di dua tempat berbeda, yakni di depan Mapolres Pandeglang dan di Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten.

Dua terduga teroris tersebut berinisial MS dan MU. Mereka ditangkap oleh Densus 88 pada pukul 09.00 WIB.

(Yusuf Permana)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar