Tim Khusus Bentukan Sekda Ini Punya Tugas Pengumpul Data Sektoral di Pandeglang

Sabtu, 31 Juli 2021 07:31 WIB

Share
Saat Rapat Koordinasi Awal Penyelenggaraan Statistik Sektoral di Oproom Setda. (Setda Pandeglang)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID-- Sekretaris Daerah (Sekda) telah membentuk tim khusus di lingkungan Pemkab Pandeglang.

Tim tersebut merupakan Tim Pengumpul Data Sektoral.

Tugasnya, menyajikan data stastik yang akurat dan berkualitas di Pandeglang.

Sedangkan pembentukan tim khusus itu dilakukan dalam Rapat Koordinasi Awal Penyelenggaraan Statistik Sektoral di Oproom Setda, Kamis (29/7/2021) lalu.

“Ketersediaan data yang akurat dan berkualitas sangat dibutuhkan oleh seluruh lapisan masyarakat terutama seorang pimpinan, karena hal tersebut sangat menentukan sebuah kebijakan dasar untuk kepentingan pembangunan daerah,“ kata Sekda Kabupaten Pandeglang Pery Hasanudin.

Lebih lanjut, Ia mengatakan, untuk menyediakan data statistik sektoral yang berkualitas diperlukan sinkronisasi pengumpulan, pengolahan, analisis dan diseminasi data, maka dibentuk sebuah Tim pengumpul data sektoral agar penyediaan data akurat dan dapat dipertanggung jawabkan

“Mengingat pentingnya data statistik dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, maka data yang harus diinformasikan adalah sebuah data yang lengkap dan akurat sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan dengan menggunakan teknologi dan metode yang terintegrasi dengan baik,“ tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi,Informatika, Sandi dan Statistik Kabupaten Pandeglang Girgi Jantoro mengatakan, untuk menyediakan data statistik sektoral yang akurat dan berkualitas pihaknya telah membentuk Tim data statistik sektoral.

Dikukuhkan melalui Surat Keputusan Sekretaris daerah Nomor 042/KEP.1464-UM/2021 tentang penunjukan/penetapan pengumpulan data statistik sektoral dilingkup Pemkab Pandeglang.

"Berbekal surat keputusan sebagai tim pengumpul data sektoral, tentunya ada beberapa tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan diantaranya menyiapkan bahan untuk melakukan sinkronisasi, inventarisasi dan pengumpulan data statistik makro sosial budaya dan statistik makro ekonomi," terangnya. (Yusuf Permana)

Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler