Di Tengah Pandemi, DPRD Banten Belanja Kendaraan Rp2,8 Miliar

Kamis, 22 Juli 2021 14:33 WIB

Share
Direktur Eksekutif Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik (ALIPP), Uday Suhada. (foto: Luthfi)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Rencana pengadaan kendaraan di Sekretariat DPRD Provinsi Banten dengan nilai pagu mencapai Rp2,8 miliar.

Rencana tersebut mendapat kecaman Direktur Eksekutif Aliansi Independen Peduli Publik (ALIPP) Uday Suhada.

Menurut Uday, pengadaan kendaraan dengan nilai pantastis itu sangat melukai hati masyarakat Banten di tengah kondisi Pandemi Covid-19 seperti ini.

"Pengadaan kendaraan itu suatu hal yang tidak mendesak, sehingga ini kesannya mereka tidak mempunyai rasa keprihatinan (sense of crisis) terhadap kondisi masyarakat yang sedang susah," katanya saat dihubungi, Kamis (22/7/2021).

Uday menuding para pejabat di lingkungan Setwan itu tidak mempunyai rasa malu pada masyarakat yang saat ini sedang menjerit. Bantuan Sosial (Bansos) yang direncanakan akan cair, nyatanya mereka masih menunggu-nunggu.

"Padahal jika dana sebesar Rp2,8 miliar itu direalokasi ke Bansos, dapat menyambung hidup sebagian masyarakat Banten," ujarnya.

Uday menganalogikan, dengan adanya rencana pembelian mobil dinas itu, pejabat pemerintah seolah ingin meninggalkan masyarakat dan hendak bertamasya. 

Padahal, penyediaan bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat lebih penting saat ini. 

"Ini sungguh mengejutkan. Di satu sisi masyarakat diminta untuk diam di rumah, diterapkan PPKM darurat, Pemprov Banten justru menganggarkan pembelian mobil," ucapnya.

Karena itu secara tegas ALIPP menyampaikan sikap, Batalkan pembelian mobil mewah itu. "Lihatlah rakyat kalian yang dalam kesusahan. Ini bentuk kedzaliman," tegasnya.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler