Tembus 1,6 Ribu Ton, Bahan Baku Ban Asal Banten Diminati 4 Negara

Selasa, 20 Juli 2021 15:32 WIB

Share
Petugas karantina saat memeriksa lempengen karet yang akan diekspor. (ist)

CILEGON, POSKOTA.CO.ID  - Diminati sebagai bahan baku ban, karet lempengan asal Banten rutin diekspor ke 4 negara hingga tembus 1,6 ribu ton atau senilai Rp 24,3 miliar.

Karet lempengan merupakan hasil produk pertanian yang berasal dari getah karet (lateks) yang telah diolah hingga siap menjadi bahan baku industri pembuatan ban.

Kepala Balai Karantina Pertanian Cilegon, Arum Kusnila Dewi menyebutkan bahwa ekspor karet lempeng asal Banten dalam semester I (Januari – Juni 2021) telah diekspor sebanyak 19 kali. Dengan negara tujuan India, Tiongkok, Pakistan dan Sri Langka.

“India merupakan negara tertinggi tujuan ekspor karet lempengan asal Banten, ada 1,4 ribu ton atau senilai 21,6 miliar rupiah. Jumlah ini 84 % dari total keseluruhan ekspor karet,” terang Arum kepada wartawan, Selasa (20/7/2021).

Secara teknis, ia menerangkan bahwa kualitas dan mutu karet asal Banten memang terbukti berkualitas. Di samping itu  eksportir juga rajin mengurus Phytosanitary Certificate (PC) sebagai persyaratan wajib ekspor ke India.

Dengan dilengkapi PC, Karantina menjamin produk ekspor bebas dari Organisme Penggangu Tumbuhan. Tak lupa pejabat karantina juga memastikan bahwa pallet kayu sesuai standar International Standards For Phytosanitary Measures (ISPM) 15, sehingga ekspor diterima oleh negara tujuan dan tidak mengalami penolakan. 

(Kontributor Banten/Rahmat Haryono)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler