Diserbu Warga Penerima BST, ATM Bank DKI Pada Eror

Selasa, 20 Juli 2021 14:36 WIB

Share
Antrian warga yang akan mengambil BTS di ATM Bank DKI. (Ifand)

CIRACAS, POSKOTA.CO.ID - Cairnya Bantuan Sosial Tunai (BST) yang mulai diterima warga Jakarta, membuat masyarakat terus antri untuk mengambil uang.

Akibatnya, Selasa (20/7), ATM Bank DKI Jakarta di Pasar Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, menjadi eror karena diserbu warga.

Wulan (35) satu warga yang hendak mengambil BST kembali harus gigit jari karena uang sebesar Rp 600 ribu belum bisa didapat. Pasalnya, sejak Senin (19/7) kemarin, karena banyaknya warga yang datang mesin ATM menjadi eror.

"Kemarin sudah antri panjang, nggak tahunya eror. Sekarang juga katanya eror lagi, repot ini," katanya, Selasa (20/7).

Dikatakan Wulan, eror atau gangguan yang terjadi, karena mesin ATM Bank DKI Jakarta di Pasar Ciracas sempat tidak mampu memproses kartu ATM sehingga warga gagal mengambil uang BST.

"Mulai erornya itu tengah malam sampai dini hari lah, karena ATM ini kan 24 jam walaupun Pasar Ciracas tutup tetap buka, cuma sekarang ngadat lagi," ujarnya.

Wulan menuturkan, ATM Bank DKI Jakarta di Pasar Ciracas jadi satu lokasi incaran warga karena memudahkan yang langsung ingin berbelanja kebutuhan pokok di pasar menggunakan uang BST. Karena usai mengambil uang, ia berharap bisa membeli telur dan kebutuhan pokok lainnya untuk di rumah.

"Ya mudah-mudahan saja sebentar lagi bisa, biar bisa belanja dan punya makanan di rumah," tuturnya.

Wulan menambahkan, ia sengaja memilih ATM di pasar Ciracas, karena sebelumnya ia sudah datang ke ATM di kantor kelurahan Ciracas. Namun, di tempat itu juga anjungan tunai mandiri yang ada mengalami gangguan.

"Makanya di sini saja lah, lagi pula juga rumah nggak rumah saya jaraknya 200 meter dari sini. Apalagi banyak yang bilang hampir di semua ATM Bank DKI antri panjang," tukasnya.
(Ifand)

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler