Jangan Banyak Alasan! DPRD Ingatkan Lagi Pemkot Tangerang Segera Salurkan Bansos

Sabtu, 17 Juli 2021 11:08 WIB

Share
Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo. (Iqbal)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID-- PPKM Darurat Sudah Berjalan 13 hari, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang belum terlihat memberikan bantuan sosial bagi warga terdampak.

Terutama, yang tengah menjalani isolasi mandiri.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Gatot Wibowo mengatakan padahal pihaknya sudah berkali-kali mengingatkan untuk mempertimbangkan dampak sosial akibat kebijakan tersebut.

Kata Gatot, terkait bantuan Pemkot Tangerang beralasan masih menunggu arahan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

"Kami sudah ingatkan. Sebelum paripurna sudah sampaikan ke walikota. Pak walikota sudah menyampaikan itu skemanya bantuan dari Kemensos. Ini baru proses pendataan kan dari Dinsos ke camat-camat," ujarnya saat di hubungi Sabtu (17/7/2021).

Kata Gatot, selama PPKM darurat Pemkot Tangerang memang belum memberikan Bantuan Sosial. Padahal, PPKM darurat sudah berjalan selama 13 hari.

"Karena tanggung jawab mereka (Pemkot Tangerang) harus hadir dalam situasi PPKM darurat. Kita sudah minta masyarakat untuk ikut arahan Pemerintah. Pemerintah harus cari solusi lah ini dampak urusan perut ini kan," tegas Gatot.

Terkait dengan efektifitas PPKM darurat Gatot menyebut hal ini merupakan bagian dari ikhtiar dalam mempercepat penanganan Pandemi Covid-19. Yang dipersoalkan adalah bukan kegiatan ekonomi namun kerumunan.

"Ini kan bagian bagian Ikhtiar pemerintah dalam menekan Covid karena persoalannya kerumunan. Alhamdulilah ada penurunan walaupun belum maksimal, upaya  terus dilakukan," katanya.

Kendati begitu, Gatot tak memungkiri kalau kebijakan tersebut juga akan berpengaruh pada perputaran ekonomi. Hal ini yang menjadi persoalan Pemkot Tangerang untuk memberikan solusi ditengah kebijakan tersebut.

"Kami sudah ingatkan dampak sosial. Karena ini rentan bagi masyarakat karena urusannya perut," pungkas Gatot. (Muhammad Iqbal)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler