Protes PPKM Darurat ke Jokowi, Aktor Didi Riyadi : Mau Mati karena Wabah atau Mati karena Kelaparan?

Kamis, 15 Juli 2021 15:30 WIB

Share
Didi Riyadi dan Surat Terbuka untuk Presiden Joko Widodo (Instagram/@didiriyadi_official)


JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Aktor Didi Riyadi mengirim surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo. Didi menyampaikan pendapatnya sebagai rakyat biasa yang mewakili sebagian suara hati masyarakat. 

Didi mengungkapkan, surat terbukanya ini bagian dari kepeduliannya terhadap bangsa dan negara. Dia berharap, suratnya dibaca istana dan pemerintah. 

"Sebagai salah seorang yang juga mencintai negeri ini. Pada  kesempatan yang baik ini, saya datang kepada Bapak dengan kesungguhan untuk menyampaikan beberapa hal “curahan hati”, termasuk didalamnya apresiasi, keprihatinan dan pendapat saya tentang situasi kondisi aktual saat ini," ujar Didi Riyadi memulai surat terbukanya yang tercatat dikeluarkan Rabu (14/7/2021).

Salah satu poin besar yang ingin dia sampaikan dalam surat tersebut yakni penolakan perpanjangan PPKM Darurat Jawa & Bali.

Pemain sinteron Tersanjung 6 itu pun membeberkan alasannya menolak rencana kebijakan pemerintah yang belakangan ramai diperbincangkan tersebut. 
“PPKM berimbas kalangan menengah ke bawah,” tambahnya. 

Menurut Didi, akibat pandemi, banyak usaha  guling tikar, PHK di karyawan di mana-mana, hingga para seniman dan musisi tidak lagi bisa manggung. 

Menurutnya, masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak memiliki gaji bulanan tetap. Ada banyak buruh harian jika sehari tak bekerja berarti tak berpenghasilan. Dirinya berpikir soal perut masyarakat yang tetap perlu diisi. 

"Simple saja Pak, sudah pasti banyak yang kena imbasnya terlebih lagi soal perut. Banyak  yang tidak bisa kerja, tidak bisa menafkahi keluarga," sambung Didi. 
Didi berpendapat bahwa PPKM Darurat yang berlangsung saat ini tidak juga mampu meredam penyebaran Covid-19. Terlihat dari algoritma kasus harian Covid-19 yang masih terus meningkat. 

"Perpanjangan PPKM Darurat tidak akan bisa selesaikan wabah. Pilihannya  seperti buah simalakama, mati karena wabah atau mati karena kelaparan," terangnya. 
Oleh karena itu, Didi Riyadi mengusulkan agar PPKM atau kebijakan sejenisnya diupayakan versi lebih ramah. Kebijakan yang berpihak pada masyarakat menengah ke bawah.

Selanjutnya, artis berusia 39 tahun itu menyebut apabila hasil PPKM Darurat Jawa & Bali tanggal 3 sd 20 Juli 2021 tidak berdampak pada penurunan kasus Covid-19, maka dirinya meminta agar pemerintah mempertimbangkan mengenai evaluasi strategi kebijakan dan koordinasi antarlembaga. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler