Pemprov DKI Hapus Denda Pajak Kendaraan di Masa PPKM Darurat  

Kamis, 15 Juli 2021 18:51 WIB

Share
Aplikasi Samsat online.(ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID- Pemprov DKI Jakarta, memberikan keringanan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor dan sanksi bea balik nama kendaraan bermotor (PKB - BBN) selama pemberlakuan PPKM Darurat. 

Kebijakan  itu tercantum dalam Surat Keputusan Bapenda DKI  No. 1012 Tahun 2021 mengenai Sanksi Administrasi PKB dan BBN 2021 yang telah ditetapkan dan ditandatangi Plh Kepala Bapenda Lusiana Herawati pada 14 Juli 2021.

Pembebasan sanksi ini hanya untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang jatuh tempo pada 3-20 Juli 2021.

Menurut Lusiana, dasar penetapan aturan ini adalah mempertimbangkan kepentingan sosial dan kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19 sehingga banyak wajib pajak terdampak secara ekonomi.

"Dengan adanya surat keputusan ini bisa membantu warga yang ingin mengurus pajak kendaraan atau balik nama kendaraan," katanya di keterangan tertulis, Kamis (15/7/2021).

"Untuk batas waktu pelunasan pembayaran maksimal dibayarkan di 20 Agustus 2021. Bila melewati batas waktu tersebut maka sanksinya akan kembali muncul," tambah Lusiana lagi.

Pelayanan penghapusan pajak PKB dan BBNKB ini bisa dilakukan di kantor pelayanan pemungutan pembayaran pajak, gerai Samsat, Samsat Keliling, serta Samsat Kecamatan. 
(Deny)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler