Pemprov Banten Akan Tingkatkan Sosialisasi Protokol Kesehatan ke Masyarakat

Rabu, 14 Juli 2021 16:10 WIB

Share
Gubernur Banten mengeluarkan kebijakan pendaftaran PPDB tingkat SMA bisa dilakukan secara offline. (ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Pemerintah Provinsi Banten akan meningkatkan sosialisasi Protokol Kesehatan disamping membatasi mobilitas masyarakat melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk penanganan di hulu.

"Kami sekarang konsentrasi di hulu. Bekerja sama dengan berbagai kelompok masyarakat mengadakan sosialisasi untuk mencegah kepanikan di masyarakat," ungkap Gubernur Banten Wahidin Halim dalam telekonferensi Rapat Penanganan Covid-19 Di Provinsi Banten yang dipimpin Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin, Rabu (14/7/2021).

Dikatakan WH, untuk menekan peningkatan kasus Covid-19, Pemprov Banten akan menggunakan pendekatan model Program Keluarga Berencana (KB).

"Ada petugas di lapangan, ada posko, melibatkan tokoh masyarakat, serta tokoh agama," jelas Gubernur.

Terkait vaksinasi Covid-19, dijelaskan Gubernur, vaksin yang dikirim ke Provinsi Banten masih terbatas. Sementara Bupati dan Walikota mengharapkan vaksin segera dikirim.

"Kami bekerjasama dan didukung oleh TNI, Kepolisian dan Kejaksaan," ungkap Gubernur, saat menjelaskan kegiatan sosialisasi dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

"Untuk meningkatkan cakupan vaksinasi, petugas akan melakukan jemput bola," tambahnya.

Dijelaskan Gubernur, untuk mengurangi tekanan tingkat keterisian (Bed Occupancy Rate/BOR) rumah sakit yang saat ini mencapai 91% akan menambah rumah singgah hingga 400 tempat tidur.

Ditambahkan, kelangkaan obat dan oksigen di pasaran, turut mendorong masyarakat yang melakukan isolasi mandiri untuk mendapatkan obat dan oksigen dari rumah sakit. Selain itu, rumah sakit di Provinsi Banten juga tidak bisa menolak pasien Covid-19 dari luar wilayah.

Gubernur juga berharap Kementerian Kesehatan segera mengirimkan vaksin, obat-obatan, dan bahan untuk testing yang saat ini ketersediaannya terbatas.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler