STRP Tak Disiapkan Jauh Hari, Banyak Karyawan Dirugikan Perusahaannya 

Senin, 12 Juli 2021 11:07 WIB

Share
Kapolsek Bojonggede AKP Dwi Susanto bersama anggota gabungan memeriksa surat STRP milik penumpang dijaga anggota Brimob bersenjata di pintu masuk Stasiun Bojonggede.(Angga Pahlevi)

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Pembatasan mobilisasi bagi moda transportasi massal kereta api mewajibkan penumpang menunjukan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Ternyata, banyak penumpang di Stasiun Kereta Api Bojonggede kecewa dan tidak bisa bekerja karena tidak bisa menunjukan STRP ke petugas jaga.

Ayang (24)  warga Bojonggede, tidak dapat berangkat ke kantor di Jakarta lantaran belum membuat STRP.

"Terkena penyekatan petugas yang jaga saat mau masuk ke Stasiun Bojonggede,  lupa membuat STRP dari kantor," ujarnya kepada Poskota di lokasi, Senin (12/7/2021) pagi.

Ayang pekerja di sektor Kritikal bagian transportasi ini terpaksa izin tidak bisa masuk kerja.

"Semestinya dari pihak bersangkutan bisa memberikan keringanan baru hari pertama untuk bisa berangkat tanpa STRP.  Dengan begini kita sangat dirugikan  dan harus izin masuk kantor karena sudah kesiangan," tutur wanita berjilbab ini.

Hal senada dialami Baidillah (35), warga  Warung Wulan Bojonggede. Dia tidak bisa berangkat kerja terkena penyekatan anggota gabungan di pintu masuk Stasiun Bojonggede karena tidak bisa menunjukan STRP ke petugas jaga.

"Udah dibuatin sama kantor namun sampai sekarang tidak jadi-jadi. Buat dengan secara online tapi belum diverifikasi," ungkapnya.

Dengan demikian Baidillah yang bekerja di bidang logistik daerah Cawang ini harus kembali pulang ke rumah.

"Mau tidak mau jika sudah begini buat STRP lebih dahulu supaya bisa berangkat kerja karena sehari-hari naik kereta api," tutupnya. 
(Angga Pahlevi)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler