Selama Pandemi Justru Meningkat 57%, Nilai Ekspor Produk Agribisnis di Balai Karantina Pertanian Cilegon Capai Rp 720 Miliar 

Minggu, 11 Juli 2021 19:01 WIB

Share
Petugas dari BKP Cilegon memeriksa produk agribisnis sebelum diekspor ke sejumlah negara. (ist)

Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang mengapresiasi kinerja ekspor pertanian yang dilaporkan unit kerjanya di Cilegon.

Ia menyebutkan, selain tugas perkarantinaan berupa pengawasan keamanan dan pengendalian mutu pangan dan pakan asal produk pertanian yang dilalulintaskan, pihaknya mendapat tugas khusus dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk mengawal upaya peningkatan ekspor.

Melalui program gerakan tiga kali lipat ekspor atau Gratieks, bekerjasama dengan seluruh entitas terkait termasuk pelaku usaha agribisnis melakukan berbagai terobosan.

"Dari sisi Barantan, selain percepatan dan kemudahan layanan, kami pun melakukan peningkatan kompetensi SDM perkarantinaan. Sehingga sertifikasi ekspor karantina dapat terjamin, diterima di negara tujuan tanpa penolakan," pungkas Bambang. 
(Kontributor Banten/Rahmat Haryono)

Halaman
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler