Mulai Pekan Depan, Penumpang KA Wajib Tunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja Sektor Esensial dan Kritikal  

Jumat, 9 Juli 2021 20:59 WIB

Share
VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba  (ist)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID  - PT Kareta Api Indonesia (KAI) Commuter kembali memperketat syarat bagi para calon pengguna layanan Kereta Rel Listrik (KRL) di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali sejak 3 hingga 20 Juli 2021.

Setelah sebelumnya mewajibkan para calon penumpang menggunakan masker ganda atau jenis N95, kini KAI menerapkan persyaratan yang makin ketat bagi para calon penumpangnya. 

Yakni, pada 12 Juli nanti, para calon penumpang diwajibkan untuk membawa  dan menunjukan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau Surat Keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah setempat dan/atau Surat Tugas yang ditandatangani oleh pimpinan instansi.

"Minimal eselon 2 untuk pemerintahan atau pimpinan perusahaan/kantor yang termasuk sektor esensial, dan kritikal kepada petugas di Stasiun. Ketentuan tersebut tentunya berlaku di seluruh Stasiun termasuk di 3 Stasiun di Kabupaten Lebak yakni Stasiun Maja, Citeras, dan Rangkasbitung," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, Jum'at (9/7/2021) via telepon seluler.

Dia mengatakan, kebijakan tersebut sesuai dengan  Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 50 tahun 2021 terkait perjalanan dengan moda kereta api.

"Nantinya, mulai Senin mendatang akan ada pemeriksaan persyaratan kelengkapan dokumen untuk naik KRL tersebut yang dilakukan oleh pemerintah, aparat kewilayahan setempat dan pihak-pihak terkait di jalan-jalan akses menuju stasiun atau di pintu masuk stasiun," kata Anne. 

Anne menegaskan, jika calon penumpang tidak melengkapi persyaratan itu, maka petugas akan dengan tegas melarang calon penumpang itu untuk memasuki lingkungan stasiun.

"Calon penumpang yang tidak bisa menunjukan dokumen itu, maka tidak akan diperkenankan untuk menggunakan KRL," tegasnya.

Layanan operasional perjalanan KRL sendiri selama masa PPKM ini masih tetap beroperasi mulai pukul 04.00 hingga pukul 21.00 WIB. Namun, untuk layanan KRL itu hanya untuk melayani pengguna dari pekerja sektor esensial dan kritikal sesuai aturan pemerintah, yang menjadikan KRL sebagai alat transportasinya.

KAI Commuter berharap pengguna KRL dapat bekerja sama dengan mengikuti ketentuan-ketentuan dari pemerintah, sebisa mungkin beraktivitas di rumah saja dan kurangi mobilitas di luar rumah. 

Halaman
1 2
Editor: Idham Kurniawan
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler