Bupati Irna Minta Dinsos Perhatikan Masa Depan Penyandang Tuna Rungu

Senin, 5 Juli 2021 18:06 WIB

Share
Bupati pandeglang Irna Narulita menemui para penyandang disabilitas di Oproom Sekretariat Daerah. (ist)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID-- Bupati Pandeglang Irna Narulita meminta kepada Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang untuk memerhatikan masa depan para penyandang tuna rungu dan juga para penyandang disabilitas lainnya di Kabupaten Pandeglang.

Pemerhatian masa depan para penyandang disabilitas itu, kata Irna, dapat dilakukan oleh Dinsos dengan cara mengajak dan memberikan mereka pelatihan kerja.

"Anak-anak ini merupakan aset kami, Pemerintah akan selalu ada untuk mereka, mereka juga harus produktif, pasti mereka mendambakan sebuah pekerjaan. Maka saya mengintruksikan kepada Dinsos untuk memberikan pelatihan kerja kepada mereka," kata Bupati saat bertemu dengan penyandang tunarungu di Oproom Sekretariat Daerah, Senin (05/7/2021).

Irna berpesan kepada Dinsos untuk tidak mendiami para penyandang disabilitas di Kabupaten Pandeglang.

Menurutnya, mereka sendiri memiliki potensi tersendiri.

"Pemkab Pandeglang melalui Dinsos agar terus memperhatikan, mereka bisa dititipkan di Balai Pelatihan Kerja, gali terus potensi mereka sehingga cakap dalam nanti bekerja,"kata Irna.

Kepala Dinsos Pandeglang Nuriah mengungkapkan, bahwa pihaknya kini telah menyiapkan anggaran sebanyak Rp35 juta untuk membelikan alat bantu pendengaran terhadap para penyandang tunarungu di Pandeglang.

"Saat ini masih Proses Verifikasi dan Validasi Data, karena sebelum mendapatkan alat bantu dengar, mereka harus diperiksakan dulu oleh dokter spesialis. Sejauh ini baru kita data 7 orang saja,"jungkasnya..

Ia menambahkan untuk pelatihan kerja, Dinsos akan mengirim para penyandang tunarungu tersebut untuk mengikuti pelatihan kerja. Yang mana, pihaknya sendiri telah bekerjasama dengan Balai Pelatihan Kerja Provinsi Banten.

"Kita lihat nanti, apakah kita kirim anak-anak ini ke Balai Pelatihan Kerja di Provinsi Banten, atau di Bogor. Perlu diketahui juga, anak-anak kami ini sebelumnya juga sudah kami berikan pelatihan seperti Tata Boga dan Permodalan,"pungkasnya. (Yusuf Permana)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler