Mulai Besok, Penumpang KRL Wajib Pakai Masker N95

Minggu, 4 Juli 2021 16:56 WIB

Share
VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba (ist)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - PT KAI Commuter memperketat layanan pada moda Transportasi Kereta Rel Listrik (KRL) khususnya di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. 

Bahkan, para calon penumpang moda Transportasi itu juga diwajibkan untuk menggunakan masker ganda atau masker jenis N95.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, kebijakan tersebut mulai diberlakukan pada tanggal 5 Juli besok, hingga berakhirnya masa PPKM Darurat Jawa-Bali yakni pada tanggal 20 Juli 2021.

"Sebagai upaya tambahan untuk memaksimalkan perlindungan bagi sesama pengguna maupun terhadap petugas, KAI Commuter mulai 5 Juli 2021 mewajibkan semua orang yang memasuki area stasiun memakai masker ganda atau masker N95," kata Anne saat dihubungi Poskota.co.id melalui telepon selulernya, Minggu (4/7/2021).

Anne mengatakan, pihaknya kini masih akan melakukan sosialisasi terkait kebijakan tersebut, dengan menyediakan masker kepada para calon penumpang di setiap stasiun yang melayani moda transportasi KRL.

"Selama tiga hari mendatang KAI Commuter masih akan melakukan sosialisasi untuk kewajiban masker ini dengan membantu menyediakan masker bagi pengguna di sejumlah stasiun. Setelah masa sosialisasi selama tiga hari, setiap orang yang memasuki area stasiun wajib menggunakan masker ganda atau masker N95," katanya.

"Jika tidak, maka orang yang bersangkutan akan diberikan teguran oleh petugas di lingkungan Stasiun," tambahnya.

Selain itu, PT KAI juga membatasi jumlah pengguna KRL  yang dapat berada di dalam satu kereta pada satu waktu yakni hanya 52 orang atau 32% dari kapasitas tiap keretanya. Jumlah tersebut  berkurang dari yang sebelumnya sejumlah 74 orang atau sekitar 40% dari kapasitas normal.

"Dengan aturan pembatasan jumlah pengguna yang baru ini, maka petugas akan membatasi lebih ketat jumlah pengguna sejak memasuki stasiun, masuk gate, hingga menunggu kereta di area peron," katanya.

Dalam kesempatan ini, KAI Commuter mengajak seluruh pihak untuk mematuhi dan mengikuti pelaksanaan PPKM Darurat. KRL sebagai transportasi publik tetap hadir hanya untuk melayani kebutuhan yang sifatnya mendesak.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler