Gelar MTQ di Tengah Masa PPKM Menuai Kritikan, Politisi Gerindra: Pakai Cara yang Cerdas Dong

Minggu, 4 Juli 2021 16:37 WIB

Share
Kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Balai Kota Tangsel, Minggu (4/7/2021). (Foto:Ridsha Vimanda)

TANGSEL, POSKOTA.CO.ID-Kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang digelar Pemerintah Kota Tangerang Selatan menuai kritikan. 

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Selatan, Zulfa Sungki Setiawati menilai, kegiatan MTQ di tengah masa PPKM Darurat tidak dibenarkan. 

Menurutnya, Pemkot Tangerang Selatan seharusnya bisa menggelar MTQ dengan cara yang cerdas, yaitu memanfaatkan teknologi yang ada.

"Pakai cara yang cerdas dong. Kalau ingin digelar, MTQ semestinya bisa memanfaatkan teknologi dengan online. Tapi ini malah nekat melaksanakan acara tersebut digelar offline," ujarnya dalam rilis yang diterima Poskota.co.id, Minggu (4/7/2021).

Zulfa menyebutkan, aturan PPKM Darurat jelas disebutkan bahwa seluruh kegiatan keagamaan, seni budaya dan olahraga yang menimbulkan keramaian dan kerumunan dihentikan untuk sementara waktu. 

Hal itu juga tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali.

"Pelaksanaan MTQ sungguh tidak menunjukan sense of crisis. Pejabat terkait tidak memiliki empati dan simpati kepada tenaga kesehatan yang saat ini berjibaku manangani pasien Covid-19," ungkap politisi dari fraksi Gerindra itu. 

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menggelar kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di kawasan Balai Kota Tangsel. 

Aktivitas keagamaan itu sudah dimulai sejak kemarin, menyusul telah dibuatnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. 

Penanggungjawab acara, Abdul Rojak menjelaskan, kegiatan MTQ merupakan program rutin tahunan yang sudah diagendakan jauh sebelum PPKM Darurat diberlakukan.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler