90 Ribu Ekor Baby Lobster Senilai Rp23 M Gagal Diselundupkan Berkat Ditpolairud Polda Banten

Sabtu, 12 Juni 2021 23:59 WIB

Share
Ditpolairud saat press conference di markas Ditpolairud Polda Banten. (ist)

Baby lobster tersebut didapat dari perairan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Perairan Binuangeun dan Perairan Bayah, Kabupaten Lebak.

Menurut Abdul Majid, baby lobster tersebut tidak boleh diperdagangkan ke luar daerah dan hanya dikembangbiakan di satu kota. Berbeda halnya, ketika sudah menjadi lobster dewasa. 

"Atas perbuatan tersebut, tersangka dijerat dengan Undang-Undang 45/2009 tentang Perikanan. Tersangka terancam hukuman delapan tahun penjara dan denda Rp8 miliar," tambahnya.

Berdasarkan catatan, dalam sepekan ini upaya penyelundupan baby lobster juga berhasil digagalkan oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten.

Mereka berhasil mengungkap penyelundupan 84 ribu ekor baby lobster yang akan diseberangkan ke Pulau Sumatera untuk selanjutnya dikirim ke Vietnam, Rabu (9/6/2021). Dua tersangka berinisial HP dan PS berhasil diamankan.

Pengungkapan penyeludupan benih lobster juga dilakukan personil PJR Korlantas Polri di Tol Tangerang Merak KM 34, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Dari kendaraan mini bus Daihatsu Xenia, petugas mengamankan 30 ribu ekor benur. (rahmat haryono)

Halaman
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler