Widyaiswara Muda Sempim Lemdiklat Polri Bertemu Bupati Pandeglang

Rabu, 9 Juni 2021 20:06 WIB

Share
Widyaiswara Muda Sempim Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mujiono melakukan pertemuan dengan Bupati dan Kapolres Pandeglang beserta unsur vertikal tingkat Kabupaten Pandeglang bertempat di Ruang Garuda, Rabu (9/6/2021). (ist)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID-- Widyaiswara Muda Sempim Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mujiono melakukan pertemuan dengan Bupati dan Kapolres Pandeglang beserta unsur vertikal tingkat Kabupaten Pandeglang bertempat di Ruang Garuda, Rabu (9/6/2021).

Dalam kesempatan pertemuan tersebut, Brigjen Pol Mujiono mengatakan, maksud dan tujuanya datang ke Kabupaten Pandeglang yaitu ingin menyampaikan bahwa nanti tanggal 26 juni 2021 akan mendidik siswa Polri dari Banten dan siswa asal Papua untuk mengikuti pendidikan dan pembentukan Bintara Polri. 

"Adapun para siswa yang akan mengikuti Pendidikan dan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri di SPN (Sekolah Polisi Negara) Mandalawangi semuanya berjumlah 190 siswa,“ kata Mujiono.

Mujino mengungkapkan, pihaknya sendiri masih membutuhkan masukan dari Pemerintah Daerah, dalam hal ini Pemkab Pandeglang dan pihak terkait lainnya dalam pelaksanaan pendidikan dan pembentukan Bintara Polri itu.

Dikarenakan, dalam pendidikan itu terdapat juga ratusan putra daerah Kabupaten Pandeglang.


"Tentu saja kami ingin mendapatkan masukan dan saran dari Pemerintah daerah dan berbagai pihak, dengan harapan para siswa yang akan mengikuti pendidikan ini dapat diterima ditengah -tengah masyarakat dan pelaksanaan pendidikan dapat berjalan dengan baik, sehingga para siswa ini bisa lulus tepat waktu dan tidak ada kendala sedikitpun, “tuturnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita menyampaikan apresiasi kepada Polri yang akan melaksanakan pendidikan dan Pembentukan Bintara Polri di SPN Mandalawangi Pandeglang.

“Kehadiran para siswa Bintara Polri di Kabupaten Pandeglang merupakan khasanah nusantara dibidang pendidikan," kata Irna.

Ia menambahkan, pelatihan itu bisa menjadi ajang petukaran budaya karena mengingat akan hadrinya para siswa asal Papua.

"Para siswa yang mengikuti pendidikan ini secara tidak langsung bisa belajar kebudayaan masing-masing, mungkin hadirnya mereka (siswa) asal Papua di Kabupaten Pandeglang memerlukan waktu yang cukup lama untuk beradaptasi, karena harus menyesuaikan dengan kebiasaan dan kultur di Pandeglang, tapi saya yakin dan percaya mereka mampu beradaptasi dengan baik dengan budaya kita," kata Bupati.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler