25 Anak di Pandeglang Jadi Korban Pelecehan Seksual Sejak Januari 2021

Senin, 7 Juni 2021 22:24 WIB

Share
Ilustrasi kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak (ist)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID-- Sebanyak 25 orang anak di Kabupaten Pandeglang menjadi korban pelecehan seksual.

Hal itu sesuai data yang dikumpulkan oleh Relawan Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Kabupaten Pandeglang sejak bulan Januari hingga Juni 2021 ini.

Ahmad Subhan, Relawan Sakti Peksos Kabupaten Pandeglang mengatakan, selama ini pihaknya selalu konsisten dalam memberikan pemdampingan terhadap para anak di Kabupaten Pandeglang yang menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual. 

Menurutnya,  puluhan anak yang menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual itu mayoritas masih berusia rentan. 

"Dari Januari sampai sekarang itu ada 25 kasus, korbannya rata-rata masih anak-anak usianya. Disamping pendampingan hukum, kami juga berikan pendampingan lewat psikolog untuk memastikan si korban ini masa depannya tetap tidak ikut terpuruk," katanya kepada Pos Kota di Pandeglang, Senin (7/6/2021).

Ia menyebut, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan tingginya angka pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak di Kabupaten Pandeglang.

Salah satunya yakni faktor kurangnya perhatian keluarga terhadap korban di lingkungannya.

Mayoritas pelakunya, menurut Ahmad Subhan, bukan orang lain, tapi orang-orang yang masih dekat dengan lingkungan korban.

"Seperti kasus yang menimpa anak difabel, itu kan salah satu pelakunya masih punya hubungan dekat dengan korban. Baru-baru ini kami juga melakukan pendampingan kasus yang serupa, korbannya masih berusia 5 tahun dan pelakunya itu tetangganya sendiri," ungkapnya.

Aang, sapaan akrab Ahmad Subhan ini pun mengatakan, untuk mengatasi persoalan tersebut perlunya adanya keterlibatan seluruh pihak terkait, mulai dari Bupati melalui OPD terkait, relawan, dan tentunya masyarakat serta keluarganya sendiri.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler