Meski Ditolak Wali Murid dan Alumni, Pembangunan 4 SMPN Cilegon Tetap Dilanjutkan

Rabu, 26 Mei 2021 20:28 WIB

Share
Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin. (ist)

CILEGON, POSKOTA.CO.ID-- Meski ada penolakan dari wali murid dan alumni, rencana pembangunan empat sekolah menengah pertama (SMP) dengan cara memerger sejumlah sekolah dasar (SD) tidak membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menunda rencana pembangunan sekolah tersebut.

Pemkot Cilegon memastikan rencana pembangunan SMP Negeri 12,13, 14, dan 15 tetap dilanjutkan.

Kepastian hal tersebut diungkapkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Maman Mauludin usai rapat evaluasi rencana pembangunan SMP Negeri di ruang rapat Walikota Cilegon, kemarin.

"Masing-masing di Kecamatan Citangkil, Grogol, Purwakarta, dan Jombang. Untuk yang di Jombang ada regruping karena ada SD Masigit yang muridnya hanya 40 sehingga secara operasional tinggi dan sebagainya itu bisa digunakan untuk SMPN di Jombang," ujar Maman kepada wartawan.

 

Kemudian, kebijakan merger sejumlah SD Negeri pun dilakukan di tiga kecamatan lainnya agar rencana pembangunan SMP Negeri bisa dilaksanakan.

Dijelaskan Maman, pemerintah tetap ngotot memerger sejumlah SD Negeri demi membangun SMP Negeri tahun ini karena adanya ketimpangan jumlah SD Negeri dan SMP Negeri.

Dimana, lanjut Maman, ada 150 SD di Kota Cilegon sedangkan jumlah SMP Negeri hanya 11. Sedangkan jumlah lulusan SD di setiap tahun sebanyak 4.500 orang. Di sisi lain, daya tampung  SMP Negeri kurang dari 2  ribu siswa.

"Yang selebihnya mungkin masuk ke swasta atau pondok pesantren lainnya. Jadi itulah kebijakan untuk percepatan pelayanan pendidikan di Kota Cilegon Pak wali menginstruksikan untuk membangun di empat kecamatan yang dimaksud," ujarnya.

 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler