Ada Gempa Susulan di Perairan Selat Sunda, Ini Kata BMKG  

Minggu, 23 Mei 2021 13:21 WIB

Share
Tangkapan layar pemberitahuan gempa laut Selat Sunda yang dirilis BMKG (ist)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID-- BMKG terus melakukan  pemantauan terhadap perairan laut selat sunda setelah adanya 2 guncangan gempa tekntonik yang masing-masing berkekuatan 5,0 dan 5,4 Magnitudo pada Minggu (23/5/2021).

Hasilnya, BMKB menemukan adanya aktivitas gumpabumi susulan atau aftershock atas dua guncangan sebelumnya yang diketahui berpusat di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.

"Hingga hari Minggu, 23 Mei 2021 pukul 11.40 WIB, setelah 2 gempabumi tersebut hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 6 kali aktivitas gempa bumi susulan dengan rentang magnitudo M 2,8 sampai dengan M 4,6," kata BMKG dalam siaran rilisnya.

Diketahui, guncangan gempa bumi itu sendiri dirasakan di Kalapnunggal, Sukabumi, Labuan, Munjul, bahkan hingga ke wilayah Kabupaten Lebak yakni di Kecamatan Rangkasbitung, Banjarsari, Cileles, Cirinten, dan Bayah. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

 

BMKG memastikan gempat bumi yang mengguncang wilayah perairan laut selat sunda itu tidak berpotensi tsunami.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," kutip BMKG.

Walaupun tidak ada kerusakan, namun masyarkat di imbau agar selalu waspada dan terus mengupdate informasi terbaru melalui  kanal komunikasi resmi BMKG yang telah terverifikasi.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," tulis rilis BMKG yang diterima Pos Kota. (Yusuf Permana/Yy)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler