Puluhan Mobil Travel Gelap Angkut Pemudik Diamankan di Pelabuhan Merak

Kamis, 6 Mei 2021 18:57 WIB

Share
Petugas Ditlantas saat melakukan pemeriksaan di Gerbang Tol Merak. (ist)

CILEGON, POSKOTA.CO.ID-- Tindakan tegas dilakukan personel Ditlantas Polda Banten terhadap masyarakat yang nekad mudik, tak terkecuali terhadap para sopir kendaraan travel gelap.

Sebanyak 40 kendaraan travel gelap diamankan saat mengangkut pemudik saat hendak menyeberang dari Pelabuhan Merak, Kota Cilegon ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Rudy Purnomo mengatakan, selama diberlakukannya larangan mudik Lebaran, Polda Banten berhasil mengamankan kendaraan travel gelap dari berbagai tujuan. Baik dari Bekasi, Tangerang dan Jabar.

"Ada 40 kendaraan travel gelap diamankan oleh jajaran kepolisian jajaran Polda Banten. Untuk di Polda Banten sendiri, kami mengamankan 10 kendaraan travel gelap," kata Dirlantas Kombes Pol Rudy Purnomo didampingi Kasubdit Gakkum AKBP Hamdani kepada wartawan, Kamis (6/5/2021).

Dirlantas menyatakan, modus travel gelap awalnya dilakukan dengan menawarkan masyarakat yang akan mudik melalui media sosial dengan tujuan berbagai macam daerah.

Pemilik travel ini memastikan kepada penumpang bisa lolos dari penjagaan dan pengetatan polisi di pos penjagaan.

"Jadi, sopir ini saat diperiksa petugas, jika didalam mobil tersebut adalah keluarga yang harus diantarkan ke Lampung. Tapi, saat diminta menggeluarkan KTP, rupanya tidak ada hubungan keluarga apapun antara sopir dan penumpang yang ada di dalam mobil tersebut," katanya.

Selain menemukan travel gelap, sambung Dirlantas, pihaknya juga telah berhasil memulangkan 6 orang yang hendak menyeberang tanpa memiliki surat bebas Covid-19.

"Kami akan terus melakukan pengawasan pemudik yang akan pulang kampung ditengah larangan dari pemerintah. Dan saya menghimbau agar masyarakat tidak musim dan lebih baik melakukan silaturahmi melalui telepone untuk menghindari penyebaran covid-19," pungkasnya.

Sementara AKBP Hamdani menambahkan untuk tarif yang dikenakan bervariasi. Antara Rp150 ribu, Rp750 ribu hingga Rp800 ribu, tergantung jarak tempuh dari para penumpang.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler