Petugas Karantina Periksa 100 Ton Karet Siap Ekspor ke India

Selasa, 20 April 2021 13:42 WIB

Share
Petugas Karantina Pertanian Cilegon memeriksa Karet Lempengan yang akan diekspor ke India. (ist)

CILEGON, POSKOTA.CO.ID-– Sebanyak 100,8 ton karet lempengan yang akan diekspor ke India diperiksa petugas Karantina Pertanian Cilegon. Pemeriksaan bahan baku pembuatan ban senilai Rp1, 4 miliar untuk memastikan pengiriman barang sudah sesuai volume, kelayakan contener maupun bebas serangga.

Pemeriksa Karantina Tumbuhan, Abad Badrusalam mengatakan karet tersebut dimuat ke dalam 5 kontainer dan dikirim menggunakan kapal laut MV. Beethoven.

Sebelum karet dimasukan ke dalam kontainer, dirinya bertanggungjawab melakukan pemeriksaan kesehatan, kebenaran jenis dan volume serta kesesuaian dan kelayakan kontainer.

"Serangkaian tindakan karantina ini dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dimana kami memastikan bahwa produk karet lempeng yang diekspor sehat atau bebas dari infestasi serangga hidup dan memastikan bahwa pallet kayu telah dibubuhi marka sesuai International Standards For Phytosanitary Measures (ISPM) Nomor 15," ujar Abad kepada wartawan, Selasa (20/4/2021).

Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Cilegon, Arum Kusnila Dewi mengatakan bahwa karet lempengan merupakan bahan baku industri, salah satunya untuk pembuatan ban.

"Karantina sebagai fasilitator perdagangan menjamin kesehatan sesuai ketentuan Sanitary and Phytosanitary (SPS) Measure yang dinyatakan dengan penerbitan Phytosanitary Certificate (PC)," jelas Arum. (rahmat haryono/Yy)

Reporter: Nurhayat
Editor: Admin Banten
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler