Sering Terjadi Kecelakaan, Ditjen Perkeretaapian Tinjau Lintasan di Kota Cilegon

Jumat, 9 April 2021 13:48 WIB

Share
Petugas Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian didampingi Dishub Kota Cilegon saat memantau salah satu lintasan kereta di Kota Cilegon. (ist)

CILEGON, POSKOTA.CO.ID-- Kerap terjadi kecelakan pada lintasan yang tak berpalang pintu di Kota Cilegon menjadi perhatian Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian pada Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Direktur Keselamatan Ditjen Perkeretapian Dedy Cahyadi melakukan kunjungan dan pemantauan terhadap perlintasan kereta api di Kota Cilegon.

Direktur Keselamatan Dedy Cahyadi mengatakan, perlintasan kereta api tanpa palang pintu berpotensi besar terjadi kecelakaan lalu-lintas. Meski demikian, pembangunan palang pintu perlintasan kereta api, bukan ranah Ditjen Perkeretaapian.

"Bukan ranah kami, pembangunan palang pintu itu ranah pemerintah daerah. Tanpa palang pintu memang potensi kecelakaan lalu lintas terbilang tinggi," katanya.

Menurut Dedi, Dinas Perhubungan Kota Cilegon tengah mengusulkan pembangunan palang pintu perlintasan kereta api di empat titik. Terkait hal ini, pihaknya melayangkan apresiasi.

"Kami apresiasi dalam hal ini. Terkait usulan Dishub Kota Cilegon, kami akan kaji. Mudah-mudahan tahun ini cepat keluar hasil rekomendasinya," ujarnya.

Menurut Dedi, pihaknya bersama Kemenhub bidang DJKA, Balai Teknis Perkeretaapian Wilayah Jakarta Banten, PT KAI, Balai Transporatasi, Dishub Banten, Dishub Cilegon, Bappeda Cilegon dan Dinas PUTR Kota Cilegon, akan bersama-sama melakukan evaluasi terkait empat titik lokasi tersebut.

"Nanti akan kami lihat bersama, apakah empat titik ini layak ada atau tidak layak," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Cilegon Uteng Dedi Apendi, mengaku telah menyiapkan anggaran Rp1,6 miliar untuk pembangunan pintu perlintasan kereta api tahun ini. Ia mengatakan, dari 22 titik lintasan ada 4 titik yang sudah diusulkan pembangunan pintu perlintasan kereta api, yaitu lintasan Seruni, Krenceng, Bappeda dan Seneja.

"Di empat titik perlintasan kereta api itu sering terjadi kecelakaan, jadi harus menjadi prioritas. Anggaranya sudah dialokasikan, tinggal persetujuan dari pusat dan langsung pembangunan," katanya. (rahmat haryono/Yy)

Reporter: Nurhayat
Editor: Admin Banten
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler