Plh Bupati Ingatkan Bendahara OPD di Pandeglang Lebih Hati-Hati Kelola Keuangan Daerah

Kamis, 25 Maret 2021 14:42 WIB

Share
Plh Bupati Pandeglang Pery Hasanudin membuka sosialisasi Realisasi Fisik dan Keuangan OPD Pandeglang Tahun 2021 di Ofroom Setda, Kamis (25/3/2021).

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID-- Plh Bupati Pandeglang Pery Hasanudin selaku ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengingatkan para pengelola keuangan atau bendahara pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pandeglang untuk lebih berhati-hati.

Sebab kata Pery, aplikasi yang digunakannya baru digunakan sehingga harus terintegrasi antara laporan fisik dan laporan keuangan.

"Dulu kita pakai Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD), sekarang rekomendasi dari Kemendagri harus pakai Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) makanya kita sosialisasikan pada hari ini, kepada semua bendahara OPD bisa serius dalam mengikuti sosialisasi," kata Pery Hasanudin yang juga sebagai Sekertaris Daerah Pandeglang saat membuka sosialisasi Realisasi Fisik dan Keuangan OPD Pandeglang Tahun 2021 di Ofroom Setda, Kamis (25/3/2021).

Ia juga menyampaikan, pengelolaan keuangan itu sangatlah sensitif, karena satu rupiahpun uang negara yang dikeluarkan harus dapat dipertanggungjawabkan.

"Pengelolaan keuangan ini riskan, jangan mengundang masalah karena ASN diawasi baik intetnal maupun ekternal, sedikit saja kita salah langkah bisa - bisa langsing badan kita," ujar Pery

Namun Pery mempunyai keyakinan jika pengelolaan keuangan ditiap OPD bisa bekerja dengan baik dan penuh tanggungjawab.

"Salah satu wujud tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan alhamdulillah pandeglang mendapatkan opini WTP dari BPK RI Perwal Banten," imbuhnya.

"Saya harap tanggungjawab yang sudah dibangun ini dapat dijaga dengan baik dan terus ditingkatkan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Akuntansi pada Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Siti Gogon Goniah mengatakan, SIPD dan SIPKD keduanya merupakan sistem pengelolaan keuangan daerah yang digunakan oleh pemerintah Kabupaten Pandeglang.

"Pada SIPD modul penatausahaan dan pertanggungjawabanmasih belum support. Sementara pada SIPKD seluruh modul dari mulai penganggaran penatausahaan dan pelaporan sudah support,"ujarnya.

Halaman
1 2
Reporter: Nurhayat
Editor: Admin Banten
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler