Tak Hanya di Pandeglang, Aliran Hakekok Juga Tersebar di Tiga Daerah Lain di Banten

Sabtu, 13 Maret 2021 13:53 WIB

Share
Para penganut aliran Hakekok (ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Majlis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten menilai fenomena aliran sesat Hakekok yang terjadi di Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang itu merupakan fenomena gunung es.

Karena sejatinya, fenomena aliran sesat Hakekok itu sudah terjadi sejak lama di Banten, dan tidak hanya terjadi di Kabupaten Pandeglang, tetapi di daerah lain juga ada.

"Di Kabupaten Lebak, Tangerang dan Serang juga ada aliran Hakekok ini, cuma keberadaannya timbul tenggelam," kata ketua MUI Provinsi Banten A. M Romly saat dihubungi, Sabtu (14/3/2021).

Romly melanjutkan, keberadaan aliran ini sudah lama terjadi di Provinsi Banten, hanya saja pengikutnya tidak banyak serta keberadaannya tidak pasti.

"Sebagian besar para pengikut aliran Hakekok itu merupakan masyarakat yang tinggal di pedalaman yang awam akan pengetahuan agama," ujarnya.

Karena menurut Romly, jelas kalau mandi ramai-ramai apalagi dengan telanjang, dilihat dari ajaran agama sesat sudah.

"Kecuali mandi sendiri telanjang di kamar mandi. Kalau ramai-ramai telanjang di tempat pemandian, itu sudah jelas diluar syariah ajaran agama," jelas Romly.

Untuk itu, tambah Romly, pihaknya sudah melakukan pembinaan kepada mereka lewat MUI setempat agar kembali ke ajaran agama yang benar.

"Bersama dengan Polri, MUI bersinergi agar tidak terjadi keresahan di masyarakat," ucapnya.

Romly menduga, para pengikut ajaran sesat ini diakibatkan oleh faktor tekanan ekonomi, selain memang ketidakpahaman akan ajaran agama.

Halaman
1 2
Reporter: Nurhayat
Editor: Admin Banten
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler