Bupati dan Ketua MUI Pandeglang Satu Suara, Ritual Mandi Bugil Aliran Hakekok Mencederai Syariat Islam

Sabtu, 13 Maret 2021 07:10 WIB

Share
Bupati Pandeglang Irna Narulita (Yusuf)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID-- Ritual mandi bersama secara bugil atau telanjang yang dilakukan oleh belasan orang yang diduga tergabung dalam aliran Hakekok Balakasuta di Kabupaten Pandeglang membuat geger dunia maya, bahkan tidak sedikit orang yang menyoroti ritual mandi bugil bersama yang dilakukan oleh anggota laki-laki, perempuan bahkan anak-anak ini.

Bupati Pandeglang Irna Narulita dan Ketua MUI Pandeglang Hamdi Ma'ani angkat bicara mengenai ritual mandi bugil itu.

Mereka bersependapat bahwa, ritual tersebut telah menyalahi syariat Islam.

"Prihatin kita semua, hal-hal tidak terduga yang tentunya menyalahi dan mencederai syariat Islam itu bisa terjadi," kata Irna kepada awak media usai mengikuti acara Isra Miraj di Pendopo Bupati Pandeglang, Jumat (12/3/2021).

Kata Bupati, pihaknya nanti akan bekerja sama dengan MUI Pandeglang dan pihak terkait lainnya untuk melakukan pembinaan terhadap 16 anggota termasuk pimpinan aliran Hakekok di Cieugelis, Pandenglang yang saat ini sudah diamankan di Mapolres Pandeglang.

"Kita bekerja sama dengan MUI akan meremukan, dan memperbaiki mereka (16 anggora aliran hakekok, red) agar dapat kembali ke jalan Allah SWT, " katanya.

Sementara itu, ketua MUI Pandeglang Hamdi Ma'ani mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya guna melakukan pengkajian terhadap aliran Hakekok, apakah aliran tersebut termasuk aliran sesat atau bukan.

Namun, menurutnya, ritual mandi bugil bersama itu sendiri telah menyimpang dari ajaran syariat Islam.

"Kenapa begitu ? Karena kalau itu memang diperbolehkan, saya juga mau. Tapi karena kita memiliki norma hukum, maka ritual itu disebut menyimpang," ujarnya.

Ia mengaku, sudah menemui Arya yang merupakan pimpinan dari aliran Hakekok itu. Katanya, dalam pertemuan tersebut, Arya berkeinginan untuk tobat, dan dibina.

Halaman
1 2
Reporter: Nurhayat
Editor: Admin Banten
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler