Tim Ditpolair Polda Banten dan PSDKP Amankan Ribuan Benur yang Diduga Akan Diselundupkan

Rabu, 24 Februari 2021 20:04 WIB

Share
Personil gabungan Ditpolair Polda Banten dan PSDKP saat mengamankan ribuan benur dari rumah salah seorang warga. (ist)

CILEGON, POSKOTA.CO.ID-– Personil gabungan Direktorat Kepolisian Perairan Udara (Ditpolair) Polda Banten dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) mengamankan N, 36, salah seorang warga Binuangeun, Kabupaten Lebak, yang diduga akan menyelundupkan ribuan benih lobster (benur).

Dalam penggeledahan, petugas mengamankan 3.800 benur yang sudah dikemas ke dalam plastik beroxigen dan diduga akan diselendupkan. Selanjutnya Tim Subdit Intelair berkordinasi dengan ABK KP. SANJAYA-7017.

Komandan Kapal Polisi Sanjaya -7017 Kompol Sherly Anggraini mengatakan terungkapnya upaya penyelundupan benur merupakan hasil penyelidikan personil Subdit Intelair Ditpolair setelah menerima informasi dari masyarakat. Personil Ditpolair mendapatkan informasi bahwa rumah milik Ojos yang dicurigai tempat pengepulan benur.

"Berdasar dari penyelidikan tersebut, personil Ditpolairud dan PSDKP menggunakan kapal KP SANJAYA bergerak menuju wilayah Wanasalam dan melakukan penggeledahan di rumah Ojos di wilayah Wanasalam, Kabupaten Lebak," ungkap Sherly Anggraeni kepada wartawan, Rabu (24/2/2021).

Setelah dilakukan penggeledahan oleh tim gabungan yang dipimpin oleh Ipda Mayank Ada Madaun ditemukan sebanyak 3.800 ekor benur yang sudah dikemas dan sudah diberi oksigen. Ribuan benur dikatakan Ojos adalah milik N yang diduga akan dijual ke bandar penampung untuk diselundupkan.

"Berbekal dari keterangan itu, petugas mengamankan pelaku berinisial N warga Binuangan. Selain baby lobster, turut diamankan 1 set tabung oksigen. Setelah melakukan gelar perkara dengan Subdit Gakum Ditpolair Korpolairud pelaku diduga telah melanggar Pasal 92 , Pasal 86 UU 45 tahun 2009 tentang Perikanan," ujar Kompol Sherly. (haryono)

Reporter: Nurhayat
Editor: Admin Banten
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler